The first yes—to coffee.
Every chapter led here
For Alya
Every chapter led me here
Dari sapaan biasa, kita membangun hari-hari yang ingin terus kuulang. Pelan-pelan, semua rencana masa depanku mulai menyebut namamu.
The first trip with no itinerary.
The first time “home” meant a person.
THEN
Kita bertemu tanpa tahu apa yang akan terjadi.
NOW
Aku tahu hidup yang ingin kubangun selalu menyertakanmu.
NEXT
Bagian ini membutuhkan jawabanmu.
Before I ask
Aku tidak menjanjikan hari yang selalu mudah. Aku menjanjikan kejujuran, ruang untuk tumbuh, dan kemauan untuk terus memilih kita.
— Raka
Alya, ada satu pertanyaan terakhir.
I have one question
Take your time. This question comes with a lifetime of intention.
— Raka